Benarkah ini akhir zaman? Part I
Perang di Suriah? Benarkah ini pertanda?
Tentu kita sudah mendengar peperangan yang kini sedang terjadi di negara timur tengah, Suriah. Konflik ini selain sudah menyebar keseantero kota di negeri tersebut.
Konflik ini juga semakin dahsyat, terlebih ketika intervensi militer dari Rusia dan intervensi Iran dinegeri bekas kekhalifahan Umawiyyah itu. Di satu sisi, kita mungkin sudah tahu bahwa nabi dulu pernah mewartakan tentang peperangan yang akan terjadi di akhir zaman ini,
awal mula pertempuran terjadi ketika berbagai golongan masyarakat dengan jumlah ratusan ribu orang yang terhimpun, mereka memadati jalan-jalan di kota-kota Suriah seperti Damaskus, Aleppo, Homs, Hamaa dan sebagian besar kota lainnya.
Mereka menuntut untuk pemerintahan membenahi negara yang dalam kondisi kritis. Tetapi peristiwa itu disambut oleh kepolisian dan para militer dengan rentetan panjang senjata otomatis yang mengakibatkan kematian puluhan orang.
Situasi ini semakin parah pada 2012, dimana perlawanan bersenjata bermula, dan konflik menjadi ibarat kobaran api membakar gedung tinggi.
Semakin meluas, dan semakin kuat.
Awalnya hanya ada milisi-milisi kecil yang melakukan bom bunuh diri, atau melakukan penyergapan kendaraan militer, namun kini sudah bertransformasi menjadi sebuah organisasi raksasa yang memiliki persenjataan dan alat-alat berat.
Perang ini telah berlangsung hampir 7 tahun lamanya!. Dan konflik semakin meruncing bukan semakin tumpul.
Omong-omong konflik sudah berjalan lama,
mungkinkah ini adalah pertanda akhir zaman? bisa jadi..., dulu Rasulullah pernah bersabda bahwasanya benteng umat Islam di akhir zaman berada di Syam (Palestina, Yordania, Suriah,Lebanon).
Itu baru yang pertama,
yang kedua,
akhir-akhir ini telah terdengar penyerangan Assad terhadap penduduk sipil Ghouta, dan juga intervensi Amerika, Prancis dan Inggris sebagi anggota terkuat NATO (North atlantic treaty organization). Trio ini memang sudah menjadi aliansi terkuat sejak perang dunia II, dan terlebih mereka mulai menyerang Suriah.
Bersambung....

Comments
Post a Comment